Keluarga Besar Nenek Ico, Resmi Laporkan FA Ke Polres Bima - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Header Ads

Keluarga Besar Nenek Ico, Resmi Laporkan FA Ke Polres Bima

Bima, KB.- Dugaan penghinaan terhadap nenek Ico, melalui media sosial facebok, berujung pada laporan kepolisian. Oknum inisial FA, akibat postingannya di Facebook itu, kini harus berhadapan dengan hukum.

 Keluarga besar Nenek Ico saat Memberikan aduan di SPKT Polres Bima (Foto/eks) 

Fathur mengatakan, laporan tersebut tidak hanya di kepolisian. Melainkan kata dia, oknum FA itu akan diadukan juga ke imigrasi atau bagian yang menangani izin keberangkatan dan penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. 

"Hari ini kita bersama-sama dengan keluarga besar nenek ico resmi laporkan FA di Polres Bima, dan kami juga memastikan, kami akan masukkan laporan ke pihak yang berwenang menangani keberadaan dia yang sedang di luar negeri dan dugaan memiliki agen penyalur TKI di beberapa negara luar negeri," ujarnya, Rabu (26/08/2026). 

Dari pantauan langsung kabarbima.net, laporan dugaan penghinaan terhadap nenek Ico tersebut diterima secara maraton. Beberapa saksi sudah langsung dimintai keterangan dan alat bukti. 

"Alhamdulillah, laporan kita diterima dengan cepat dan langsung diproses, beberapa saksi sudah dimintai keterangan menyerahkan alat bukti yang ada," bebernya. 

Kata Fathur, selain di Polres Bima, pihak keluarga lainnya pun sudah bergerak untuk mendesak dan meminta pihak Polda NTB agar oknum FA tersebut dapat diproses secepatnya, bahkan dijemput di luar negeri. 

"Tidak hanya disini kita laporkan, di Polda NTB juga ada keluarga yang sudah bergerak di sana, agar bagaimana pihak kepolisian dapat berkoordinasi dengan pihak pihak lainnya dengan keberadaan FA yang sekarang ini sedang di luar negeri," sebutnya. 

Terakhir, ia bersama keluarga besar, meminta pihak kepolisian, agar laporan dugaan penghinaan terhadap Nenek Ico di proses secara maraton. 

"Kami minta pihak polisi agar menangani kasus ini dengan serius, sehingga si FA itu dapat diberikan hukuman yang tegas, kami akan lumpuhkan infrastruktur jalan Bima-Mataram jika laporan ini tidak ditangani dengan serius," tandasnya. (KB-07) 



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.