Reses di Soromandi, Maman Janji akan Bahas Jalan Soromandi di Sidang Paripurna Bersama Gubernur NTB - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Header Ads

Reses di Soromandi, Maman Janji akan Bahas Jalan Soromandi di Sidang Paripurna Bersama Gubernur NTB

 ‎DPRD NTB Laksanakan Reses, Masyarakat Soromandi Bima Rindu Perhatian Pemprov

‎Bima,KB.- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Aminurlah, SE, Laksanakan sosialisasi dan reses di Desa Punti, Kecamatan Soromandi, kabupaten Bima. Kamis, (12/02/2026).

Muhammad Aminurlah, SE, Saat reses di Desa Punti, Kecamatan Soromandi.

‎Pada kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan beberapa aspirasi, salah satunya masalah kondisi jalan lintas provinsi yang ada di kecamatan Soromandi yang sangat memprihatikan dan luput dari perhatian pemerintah provinsi NTB bertahun-tahun. 

‎‎"ini menjadi hal yang mendasar pak dewan, untuk mendengarkan dan menyerap secara langsung apa yang kami sampaikan bahwa kondisi jalan tersebut sangat prihatin untuk dilalui. Kami rindu dengan perhatian pemerintah provinsi untuk mendapatkan pembangunan dan perbaikan jalan tersebut." ujar juli, salah satu pemuda asal desa punti 

‎‎Apalagi jalan ini merupakan akses utama perputaran ekonomi, ini harus menjadi perhatian utama pemerintah provinsi NTB. "kami minta ini harus di atensi khusus," tuturnya.

‎‎sementara itu, menanggapi aspirasi itu, Muhammad Aminurlah anggota DPRD NTB dari fraksi Partai PAN, bahwa saya akan memastikan dan berusaha mengatensi secara khusus.

‎‎"saya akan berjuang dalam membahas persoalan jalan ini, karena memang jalan itu menjadi akses satu-satunya perputaran ekonomi di Soromandi." tanggap Maman, sapaan akrabnya.

‎‎Informasi ini juga, saya akan bahas di sidang Paripurna, kebetulan akan diadakan minggu depan. "jadi saya akan sampaikan langsung kepada gubernur NTB terkait beberapa persoalan yang disampaikan ini." lanjutnya.

‎‎selanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa saya terus bersuara lantang di DPRD NTB, dalam menyampaikan apapun yang menjadi aspirasi masyarakat Bima umumnya.

‎‎"Tahun ini kita di daerah Bima tidak mendapatkan alokasi anggaran dari provinsi NTB. Maka dari itu, saya akan terus berbicara di hadapan Gubernur NTB apa yang menjadi kebutuhan kita hari ini. karena memang saya sebagai tongkat estafet masyarakat dalam menyampaikan amanah dan aspirasi." tutupnya. (izl)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.