Wakil Wali Kota Bima Pimpin Rakor Pembahasan LPG 3 Kg dan Program Toko TPID
Kota Bima, KB.- Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofian, S.H,
pimpin rapat koordinasi (rakor) terkait pembahasan ketersediaan gas LPG 3 kilogram
serta penguatan program Toko Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota
Bima, Kamis(12/03/26).
Rapat yang berlangsung di Aula Parenta Kantor Pemerintah Kota
Bima ini dihadiri oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Nusa
Tenggara Barat, Dandim 1608/Bima, Kajari Bima, Kepala Badan Pusat Statistik
Kota Bima, Kepala Perum Perum Bulog Bima, serta Kepala Kantor Pelayanan
Perbendaharaan Negara Bima.
Wakil Wali Kota Bima dalam rapat tersebut didampingi oleh
Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten II, Inspektur, seluruh Kepala OPD, serta
seluruh anggota TPID Kota Bima.
Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Bima menyoroti persoalan
kelangkaan LPG 3 kilogram yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Ia
menegaskan bahwa gas LPG 3 kg merupakan subsidi pemerintah yang diperuntukkan
bagi masyarakat kurang mampu, sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak
diperbolehkan menggunakan LPG bersubsidi tersebut.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengawasan
distribusi LPG agar lebih merata di masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah
memiliki tanggung jawab untuk memastikan penyaluran berjalan dengan baik
sehingga tidak menimbulkan kelangkaan di tingkat konsumen.
“Sejumlah kendala yang menyebabkan LPG menjadi langka banyak
berasal dari persoalan di tingkat pangkalan maupun pengecer. Karena itu perlu
pengawasan dan koordinasi yang lebih baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa
Pemerintah Kota Bima sebelumnya telah membangun konsep toko pengendali inflasi.
Namun ke depan diperlukan skema baru dengan membangun kolaborasi antara Bank
Indonesia, Perum Bulog, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat
langkah-langkah pengendalian inflasi di Kota Bima sekaligus memastikan
ketersediaan bahan pokok dan energi bagi masyarakat tetap terjaga.
Di akhir rapat, Wakil Wali Kota Bima juga mendorong munculnya
berbagai gagasan dan inovasi dari seluruh pihak untuk memperkuat peran TPID
dalam menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi potensi inflasi di Kota
Bima. (KB-03)

Tidak ada komentar