Oknum Wartawan Tanggapi Dugaan Penipuan dan Catut Nama Bupati Bima - Kabar Bima - Portal Berita Bima Terbaru

Header Ads

Oknum Wartawan Tanggapi Dugaan Penipuan dan Catut Nama Bupati Bima

 

Oknum wartawan inisial H (samping kiri pojok) Kepala PLT Dinas Dikbudpora (Syahrul samping pojok kanan) foto saat ia menghadap Kadis kemarin yang dikirim melalui pesan Whatsapp selulernya Selasa 18 Agustus 2026.

Oknum wartawan inisial H bersama satu orang rekan menghadap Kepal Dinas Dikbudpora Kabupaten atau PLT Kepala BKD Kabupaten Bima, Syahrul, usai informasi tentang dirinya muncul dihadapan publik. 

Bima, kb.- Dugaan penipuan dengan jumlah uang hasil transaksi puluhan juta, yang menyeret oknum wartawan inisial H kini sudah menjadi perhatian publik. Bagaimana tidak, dugaan kasus yang mencatut nama Bupati Bima, Adi Mahyudi dan janjikan SK PW tersebut kabarnya sudah dilaporkan secara resmi ke polisi.


Oknum wartawan inisial H yang juga dikenal dengan anggota lawyer itu membantah telah mencatut nama Bupati Bima, Adi Mahyudi, saat melancarkan aksi dugaan penipuan itu. Menurutnya, kasus tersebut murni atas kehendaknya sendiri bersama rekannya.

"Sama sekali tidak ada nama Bupati yang dicatut adinda, murni tanggungjawab kami sendiri," jawabnya melalui pesan Whatsapp, Selasa 18 Agustus 2026.

Seolah tak ada rasa bersalah dan menyesali perbuatannya, oknum wartawan yang juga dikenal dengan anggota lawyer itu menantang korban untuk mengadukan kasus itu ke meja hukum.

"Korban bisa saja beralibi hukum, silahkan saja, tapi kami punya hak untuk menjawab," tulisnya.

Lanjutnya, saat dimintai keterangan malalui pesan whatsapp tersebut, ia menunjukkan gambar sedang duduk bersama Kepala Dinas, Dikbudpora Kabupaten Bima sekaligus PLT Kepala BKD Kabupaten Bima, Syahrul.

"Saya sedang sibuk di BKD, maaf," jawabnya serara mengirim foto duduk bersama Kadis Dikbudpora.

Untuk diketahui publik, saudara H tersebut telah memblokir kontak Whatsapp wartawan kabarbima.net usai dilemparkan pertanyaan terakhir, berapa jumlah korban dan jumlah uang yang sudah dikumpulkan, lalu uang itu dikemanakan dan bersama siapa terduga melakukan dugaan penipuan tersebut. Pertanyaan itu tidak dijawabnya dan terduga memblokir kontak kabarbima.net 

Sementara itu, Kadis Dikbudpora/PLT Kepala BKD Kabupaten Bima, Syahrul masih diupayakan untuk dikonfirmasi terkait apa kunjungan oknum wartawan inisial H disaat informasi dugaan penipuan atau penjualan SK PPPK PW tersebut muncul dipermukaan. 

 (KB-07)





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.