Tim Puma Polres Bima Tangkap Terduga Pelaku Pemanahan di Woha, Sempat Berpindah Tempat Persembunyian
BIMA, KB,- Aksi cepat tanggap ditunjukkan oleh Tim Puma Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bima. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, petugas berhasil mengamankan seorang remaja berinisial FR (17) yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pemanahan di Jalan Lintas Dadibou-Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.
Peristiwa kekerasan dengan menggunakan senjata tajam jenis panah ini terjadi pada Jumat malam (02/10/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Korban diketahui bernama Razak Ali Fajar (16), seorang pelajar asal Desa Dadibou, yang mengalami luka serius setelah anak panah masih menancap di kaki bagian kirinya akibat serangan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Dedyansyah, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari adanya aksi blokir jalan oleh warga setempat yang dipicu oleh keresahan atas insiden pemanahan tersebut.
"Menindaklanjuti laporan dan atensi atas situasi di lapangan, saya langsung memerintahkan Kanit Pidum Aiptu Tasrif beserta Tim Puma untuk melakukan penyelidikan intensif guna memburu para terduga pelaku," ujar Iptu Dedyansyah, Minggu (04/10/2026).
Kronologis Penangkapan: Diringkus di Tempat Billiard
Berdasarkan hasil serangkaian penyelidikan, Tim Puma mendapati informasi bahwa salah satu terduga pelaku, FR, tengah melarikan diri dan bersembunyi di wilayah Desa Samili, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima.
Tim Puma kemudian bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud. Awalnya, pelaku terdeteksi bersembunyi di salah satu rumah warga di sekitar area Lapangan Bola Samili. Mengetahui kedatangan petugas, pelaku sempat berpindah lokasi persembunyian ke sebuah tempat bermain biliard.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, pada pukul 23.20 WITA, Sabtu 3 September 2026, Tim Puma akhirnya berhasil meringkus terduga pelaku tanpa perlawanan berarti.
Proses Hukum Lebih Lanjut
Saat ini, terduga pelaku FR beserta sejumlah barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima guna menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Pidum Satreskrim. Polisi juga masih mendalami keterlibatan pihak lain (DPO) yang disebut-sebut turut serta dalam aksi penyerangan tersebut.
Sementara itu, pasca penangkapan pelaku, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Woha dilaporkan kembali aman, kondusif, dan terkendali berkat langkah persuasif serta pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian. (KB-03)

Tidak ada komentar